Uji Coba Siaran TV Digital

Menkominfo:
Uji Coba Siaran TV Digital Dimulai 13 Agustus 2008

suarasurabaya.net| Kepastian pelaksanaan uji coba televisi digital terjawab sudah. Ini menyusul telah dikeluarkannya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 27/P/M.Kominfo/8/2008 tentang Uji Coba Lapangan Penyelenggaraan Siaran Televisi Digital, tertanggal 5 Agustus 2008.

MOHAMMAD NUH Menkominfo lewat siaran pers Depkominfo yang diterima suarasurabaya.net, Sabtu (09/08) menyatakan, dalam uji coba yang antara lain akan mengubah pola penerimaan siaran televisi para pelanggan ini dimulai pada 13 Agustus 2008.

”Untuk bisa menerima siaran digital, televisi bersistem analog harus dilengkapi dengan alat penerima tambahan atau set top box,” katanya.

Dalam uji coba kali ini, kata NUH menambahkan, ada beberapa hal yang akan evaluasi, antara lain, model penyelenggaraan siaran televisi digital, model regulasi dan kelembagaan, program siaran dan fitur layanan televisi digital, serta kinerja perangkat dan sistem.

“Kami melibatkan tiga instansi untuk melakukan evaluasi itu, selain Depkominfo, lembaga lain yang terlibat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi),” katanya.

Dijelaskannya, urgensi migrasi tv analog ke digital, selain memenuhi tuntutan atau perkembangan globalisasi, juga untuk mengharmonisasikan frekuensi di daerah perbatasan dengan negara tetangga, mengatasi keterbatasan kanal frekuensi menggunakan teknologi analog, meningkatkan kualitas gambar dan suara, serta efisiensi infrastruktur.

“Konsekuensi dari dipilihnya teknologi ini ke depan juga akan terjadi pemisahan antara perusahaan yang bergerak dibidang network provider dengan content provider,” katanya.

Yang jelas, kata mantan Rektor ITS ini menambahakan, kalau selama ini kanal frekuensi mengalami keterbatasan, dengan teknologi digital justru akan terjadi digital deviden.

“Pemisahan antara network dan content provider ini bertujuan antara lain untuk efisiensi penggunaan spektrum frekuensi radio sebagai infrastruktur strategis yang bernilai eknomis,” katanya.

Ditanya sampaikan proses migrasi dari analog ke digital akan berakhir? NUH menjelaskan, ada tiga tahap yang akan dilakukan dalam migrasi tv analog ke digital. Pertama tahap pertama mulai 2008-2012 meliputi tahap uji coba; penghentian izin lisensi baru untuk TV analog setelah beroperasinya penyelenggara infrastruktur TV digital; dimulai lisensi baru untuk penyelenggara infrastruktur TV digital; pemetaan lokasi dimulainya siaran digital dan dihentikannya siaran analog; mendorong industri elektronik dalam negeri dalam penyediaan peralatan penerima TV digital.

“Tahap kedua, ditargetkan mulai tahun 2013-2017 dengan kegiatan meliputi penghentian siaran TV analog di kota-kota besar dilanjutkan dengan daerah regional lain; serta intensifikasi penerbitan izin bagi mux operator yang awalnya beroperasi analog ke digital,” katanya.

Sedang tahap ketiga atau terakhir, kata NUH menjelaskan, merupakan periode dimana seluruh siaran TV analog dihentikan, siaran TV digital beroperasi penuh pada band IV dan V, dan kanal 49 ke atas digunakan untuk sistem telekomunikasi nirkabel masa depan. “Itulah tahapan-tahapan yang telah ditentukan,” katanya.(ipg)

Teks Foto:
– MOHAMMAD NUH Menkominfo.
Foto: Dok. suarasurabaya.net

~ by robeshare on September 12, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: